Seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa harlequin adalah tipe bacaan yang sangat bagus. Akan tetapi, belakangan terjemahan harlequin di Indonesia mulai membosankan. Entah karena judul yang diputuskan untuk terbit memang sudah tidak sebaik dulu, atau karena kendala dalam penerjemahan yang tidak/belum menemukan ramuan yang pas.
Harus diakui bahwa kisah-kisah dalam serial harlequin masih standar cinderela, namun cinderela pun dapat menjadi cerita yang cantik jika diceritakan dengan baik. lalu di mana letak kelemahan harlequin indonesia sekarang???
Dalam tahun belakangan, saya hanya menyukai serial RAINTREE, dan JD ROBB-in death series-, serta beberapa judul lainnya. apakah ini suatu tanda kebosanan???
hanya waktu yang dapat menjawabnya